Rabu, 15 Agustus 2012

http://members.tripod.com/imagelib/sitebuilder/layout/spacer.gif
TIGA DERAJAT HIKMAH
http://members.tripod.com/imagelib/sitebuilder/layout/spacer.gif
 
Menurut pengarang Manazilus Sa'irin, ada tiga derajat hikmah. 


1. Engkau memberikan kepada segala sesuatu sesuai dengan haknya, tidak melanggar batasannya, tidak mendahulukan dari waktu yang telah ditetapkan dan tidak pula menundanya.



Karena segala sesuatu itu mempunyai tingkatan dan hak, engkau harus memenuhinya sesuai dengan takaran dan ketentuannya. Karena segala sesuatu mempunyai batasandan dan kesudahan, engkau harus sampai ke batasan itu dan tidak boleh melampauinya. Karena segala sesuatu mempunyai waktu, engkau tidak boleh mendahulukan atau menundanya. Yang disebut hikmah adalah memperhatikan tiga sisi ini.

Ini hukum secara umum untuk seluruh sebab dan akibatnya, menurut ketentuan Allah dan syariat-Nya. Menyia-nyiakan hal ini berarti menyia-nyiakan hikmah, sama dengan menyia-nyiakan benih yang ditanam dan tidak mau menyirami tanah. Melampaui hak seperti menyirami benih melebihi kebutuhannya, sehingga benih itu terendam air, yang justru akan membuatnya mati. Mendahului dari waktu yang ditentukan seperti memanen buah sebelum masak. Begitu pula meninggalkanmakanan, minuman, dan pakaian merupakan tindakan yang melanggar hikmah danmelampaui batasan yang diperlukan. Jadi, yang disebut hikmah ialah berbuat menurut semestinya, dengan cara yang semestinya, dan pada waktu yang semestinya.